Dugaan Ijazah Palsu Bikin Heboh, Indra Gunawan Akhirnya Dipanggil BK DPRD Siak

SIAK— Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan, dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPRD Siak untuk memberikan klarifikasi mengenai laporan dugaan ijazah palsu yang belakangan menjadi sorotan.

Pemanggilan itu disaksikan Wakil Ketua DPRD Siak Laiskar Jaya, anggota DPRD Siak dari Fraksi PDI Perjuangan Marudut Pakpahan, dan anggota DPRD Siak dari Partai Demokrat Sabar Sinaga.

Juru bicara DPRD Siak, Marudut Pakpahan, mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan untuk meminta penjelasan Indra Gunawan terkait dugaan ijazah palsu yang dilaporkan terhadap dirinya.

"Benar, Ketua Indra Gunawan dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak untuk klarifikasi. Dan itu sudah diklarifikasi," kata Marudut, Minggu(27/09).

Menurut Marudut, dalam pertemuan tersebut Indra menjelaskan rangkaian proses yang telah dilaluinya terkait laporan dugaan ijazah palsu yang ditangani Polda Riau.

Indra, kata Marudut, juga menyerahkan sejumlah bukti dan dokumen kepada Badan Kehormatan, pimpinan, serta anggota DPRD Siak yang hadir dalam proses klarifikasi.

"Dari dokumen yang diberikan, kami membaca dan melihat bahwa persoalan dugaan ijazah palsu yang dituduhkan terhadap dirinya sudah diproses dan sudah selesai oleh pihak berwenang," ujar Marudut.

Marudut mengatakan pihaknya telah melihat dokumen terkait proses penanganan perkara tersebut. Berdasarkan dokumen yang disampaikan, perkara dugaan ijazah palsu itu telah melalui gelar perkara dan tidak ditemukan kesalahan dalam persoalan tersebut.

"Tidak ada yang dipeti-eskan. Persoalan itu sudah selesai dengan SP3. Semua prosesnya sudah dijalani Ketua Indra. Maka ketetapan keputusan yang sudah dikeluarkan aparat penegak hukum wajib kita hormati bersama," kata Marudut.

Ia mengatakan persoalan yang berulang dan kembali menjadi sorotan tersebut menjadi perhatian bagi DPRD Siak. Karena itu, Badan Kehormatan meminta Indra memberikan klarifikasi.

Menurut Marudut, Indra merupakan bagian penting dari kelembagaan DPRD Siak. Ia mengatakan kinerja Indra selama ini dinilai turut mengawal jalannya pemerintahan di Kabupaten Siak.

"Lama-lama kami gerah juga, karena Indra Gunawan ini simbol bagi lembaga DPRD Siak. Kami berharap semua pihak menghormati keputusan aparat penegak hukum yang sudah menjadi ketetapan," ujar Marudut.(DI)

TERKAIT