Tekan Balap Liar, Wali Kota Pekanbaru Dorong Kejuaraan Motor Digelar Tiga Kali Setahun

PEKANBARU — Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mendorong penyelenggaraan kejuaraan balap motor sedikitnya tiga kali dalam setahun untuk menekan aksi balap liar di jalan raya. Pemerintah Kota Pekanbaru akan membahas rencana tersebut bersama Kepolisian Resor Kota Pekanbaru dan meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga mulai mempersiapkan agenda rutin itu.

Agung menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri hari terakhir Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru di Sirkuit Non-Permanen, Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Ahah(23/08).

IMG-20260925-WA0020.jpg

Menurut Agung, kejuaraan resmi dapat menjadi wadah bagi pembalap dan komunitas otomotif untuk berkompetisi di tempat yang aman dan legal. Ia berharap kegiatan itu mampu mengurangi balapan liar yang masih terjadi di Pekanbaru.

“Event ini sangat mendukung agar balapan motor atau balapan liar yang ada di Kota Pekanbaru sudah tidak ada lagi atau menekan balapan liar,” kata Agung.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga berencana mendorong kejuaraan tersebut ke tingkat nasional. Agung menilai keberadaan sirkuit yang relatif permanen dapat menjadi modal untuk menarik penyelenggaraan kompetisi berskala lebih besar sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

“Mudah-mudahan kita bisa membawa balapan-balapan nasional untuk hadir di sirkuit yang cukup permanen ini. Mudah-mudahan juga akan menimbulkan dan menumbuhkan perekonomian di Kota Pekanbaru,” ujarnya.

Kejuaraan yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 itu diikuti sekitar 200 peserta dengan total 400 starter. Jumlah tersebut belum termasuk mekanik, ofisial, komunitas otomotif, dan penonton yang hadir selama perlombaan.

Pemerintah kota berharap kegiatan otomotif itu turut meningkatkan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di sekitar lokasi penyelenggaraan.

“Balapan ini sengaja kita selenggarakan untuk bagaimana tidak hanya tentang balapan motor, tapi juga menghidupkan pelaku UMKM agar UMKM tumbuh kembang di Kota Pekanbaru,” kata Agung.

Selain perlombaan, panitia menggalang donasi bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang terdampak bencana alam. Hingga Ahad siang, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 120 juta. Agung berharap jumlah tersebut meningkat hingga Rp 500 juta.

Kejuaraan ini juga menjadi ajang nostalgia bagi Agung, yang mengaku pernah menjalani kehidupan sebagai pembalap sebelum menjadi wali kota. Ia mengatakan suasana perlombaan mengingatkannya pada masa ketika mengenakan helm dan pakaian balap serta menunggu lampu start menyala.

“Hari ini terasa sangat berbeda bagi saya karena ini adalah hari yang sangat istimewa. Sebelum saya menjadi wali kota, ini ibarat saya kembali nostalgia,” ujarnya.

Agung mengatakan dirinya tetap memiliki kedekatan dengan dunia balap meski kini menjabat sebagai kepala daerah. Ia juga menyebut kejuaraan tersebut sebagai kesempatan untuk kembali bertemu dengan para seniornya di dunia otomotif.

Kejuaraan Piala Wali Kota Pekanbaru diikuti pembalap dari sejumlah daerah di Sumatera, antara lain Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Jambi. Panitia mempertandingkan 15 kategori yang terdiri atas empat kelas utama dan 11 kelas pendukung.

Salah satu pemenang yang menjadi perhatian adalah Ardia Farel Ramadhan, pembalap asal Bukittinggi, Sumatera Barat. Ia menjuarai kelas Bebek Standard U-23 setelah merebut kembali posisi terdepan pada lap terakhir.

Ardia mengatakan dirinya sempat kehilangan posisi menjelang akhir perlombaan sebelum berhasil menyalip pesaingnya.

“Alhamdulillah, bisa mendapati podium pertama. Tadi sempat disalip di lap terakhir. Alhamdulillah, saya bisa kembali menyalip di lap terakhir,” kata Ardia.

Ia menilai karakter Sirkuit Non-Permanen Pekanbaru cukup mendukung kompetisi, terutama karena kondisi aspal yang tidak licin dan tata letak tikungan yang memudahkan pembalap bermanuver.

Menurut Ardia, penyelenggaraan kejuaraan secara berkala akan memberi kesempatan lebih besar bagi pembalap untuk kembali berkompetisi di Pekanbaru.

“Semoga masih ada seri berikutnya untuk event di sini lagi,” ujarnya.(Adv)

 

TERKAIT