Pemkab Rohil Usulkan 4–6 Titik Tambahan Kampung Nelayan Merah Putih

ROHIL— Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, Riau, menargetkan penataan lima kawasan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih. Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles meninjau progres pembangunan di tiga lokasi di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Selasa(13/10).

Ketiga lokasi tersebut berada di Teluk Pulai, Panipahan Darat, dan Panipahan Kota. Pembangunan itu merupakan bagian dari program penataan permukiman nelayan yang diperjuangkan pemerintah kabupaten melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Bupati Rokan Hilir Bistamam sebelumnya berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendorong realisasi program tersebut. Selain tiga lokasi di Kecamatan Palika, pemerintah telah menetapkan dua lokasi lain di Kecamatan Bangko dan Kecamatan Sinaboi.

“Di Rokan Hilir totalnya ada lima titik saat ini. Tiga titik di Kecamatan Pasir Limau Kapas ini, dan dua titik lagi berada di Kecamatan Bangko serta Kecamatan Sinaboi,” kata Jhony saat meninjau pembangunan.

Bistamam mengatakan program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat pesisir. Kita ingin mengubah kesan kumuh menjadi kawasan yang rapi, sehat, dan produktif,” ujarnya.

Menurut Bistamam, penataan kawasan tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian keluarga nelayan. Pemerintah kabupaten juga berupaya memperluas cakupan program dengan mengusulkan tambahan empat hingga enam lokasi kepada pemerintah pusat.

“Kami terus mengawal usulan baru ini di kementerian. Potensi maritim kita sangat besar, dan intervensi pusat sangat kita butuhkan agar penataan kawasan pesisir di Rokan Hilir bisa berjalan secara menyeluruh dan terintegrasi,” kata Bistamam.

Jika usulan tambahan itu disetujui, cakupan program Kampung Nelayan Merah Putih di Rokan Hilir akan bertambah. Pemerintah kabupaten berharap pembangunan tersebut dapat memperbaiki kondisi permukiman nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.(Zal)

 

TERKAIT