12 Pasang Finalis Bersaing di Grand Final Bujang Dara Kecik Kuansing 2026
KUANSING– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi secara resmi membuka ajang Grand Final Bujang Dara Kecik Kuansing 2026, yang digelar di Gedung Abdoer Rauf, Teluk Kuantan, pada Senin (12/01/2026). Acara pembukaan ini dilakukan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi, Ir. Immerson, yang hadir mewakili Bupati Kuantan Singingi.
Ajang yang sudah menjadi tradisi di Kabupaten Kuantan Singingi ini diikuti oleh 12 pasang finalis terbaik. Mereka adalah putra-putri pilihan yang telah melalui seleksi ketat dari berbagai kecamatan di wilayah Kuantan Singingi. Para finalis tersebut akan bersaing ketat untuk memperebutkan gelar Bujang Dara Kecik dan menjadi duta budaya Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Ir. Immerson memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Yayasan Putra Putri Daerah Kuantan Singingi sebagai penyelenggara acara ini. Ia menyebutkan bahwa ajang Bujang Dara Kecik Kuansing 2026 adalah langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan rasa cinta terhadap budaya daerah.
“Bujang Dara Kecik Kuansing adalah bagian penting dalam upaya kita membina generasi muda yang siap untuk berperan dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pelestarian dan promosi budaya Kuantan Singingi,” kata Immerson.
Ir. Immerson menambahkan bahwa potensi anak-anak muda di Kabupaten Kuantan Singingi sangat besar. Oleh karena itu, melalui ajang ini, mereka diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai budaya, etika, serta karakter yang kuat.
“Para peserta tidak hanya dituntut untuk memiliki keterampilan dan prestasi yang tinggi, tetapi juga harus mampu menjadi teladan bagi generasi seusianya dalam hal sikap dan kepribadian,” ungkapnya.
Ir. Immerson juga berharap, para finalis yang terpilih nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat nasional. Selain itu, ia menegaskan bahwa mereka harus dapat mempromosikan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas, sehingga masyarakat Indonesia semakin mengenal potensi budaya Kuantan Singingi.
“Semoga ajang ini dapat menjadi momentum bagi para peserta untuk menunjukkan potensi terbaik mereka. Jadikanlah ini sebagai kesempatan untuk belajar, berkolaborasi, dan mengaktualisasikan diri dalam upaya memperkenalkan budaya Kuantan Singingi ke seluruh penjuru Indonesia,” tutup Ir. Immerson.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh finalis dan masyarakat setempat. Grand Final Bujang Dara Kecik Kuansing 2026 diharapkan dapat menjadi ajang yang tidak hanya mengangkat prestasi, tetapi juga memperkuat rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap budaya lokal.(ID)










Tulis Komentar