Harga TBS Sawit di Riau Kembali Menguat, Petani Terima Hingga Rp 3.487 per Kg
PEKANBARU — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya di Riau kembali menguat. Pada penetapan minggu kedua 2026, harga tertinggi menembus Rp 3.487 per kilogram, mencerminkan tren positif seiring kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) dan kernel di pasar.
Kenaikan tersebut diputuskan dalam rapat penetapan harga yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Selasa, 20 Januari 2026, untuk periode berlaku 21–27 Januari 2026. Lonjakan paling signifikan terjadi pada TBS kelompok umur tanaman 9 tahun, naik Rp 19,39 per kilogram atau 0,56 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, mengatakan harga TBS umur 9 tahun kini ditetapkan sebesar Rp 3.487,56 per kilogram dan berlaku selama satu minggu. Penetapan ini masih mengacu pada tabel rendemen harga terbaru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang telah disepakati tim.
“Indeks K yang digunakan adalah indeks satu bulan ke depan sebesar 92,23 persen. Untuk harga cangkang ditetapkan Rp 26,34 per kilogram dan berlaku satu bulan,” ujar Defris.
Menurut dia, penguatan harga TBS tidak terlepas dari kenaikan harga komoditas turunannya. Harga penjualan CPO tercatat naik Rp 218,60 per kilogram dibandingkan pekan lalu, sementara kernel meningkat Rp 202,77 per kilogram.
Dalam rapat juga terungkap sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) tidak melakukan penjualan. Mengacu Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8, tim menggunakan harga rata-rata apabila terjadi kondisi tersebut. Jika masuk kategori validasi dua, maka acuan beralih ke harga rata-rata KPBN.
Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN ditetapkan Rp 14.437 per kilogram dan kernel Rp 11.625 per kilogram. Sementara harga yang digunakan dalam penetapan TBS masing-masing sebesar Rp 14.422,94 per kilogram untuk CPO dan Rp 11.988,24 per kilogram untuk kernel.
Defris menegaskan, pemerintah daerah bersama Tim Penetapan Harga TBS terus membenahi tata kelola agar sesuai regulasi dan berkeadilan bagi petani maupun perusahaan mitra. Upaya tersebut mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.
“Tujuannya satu, memastikan tata niaga yang sehat dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan pekebun,” katanya.
Berikut rincian harga TBS mitra swadaya Riau periode 21–27 Januari 2026:
umur 3 tahun Rp 2.696,31 per kilogram;
umur 4 tahun Rp 3.009,94.
umur 5 tahun Rp 3.233,17.
umur 6 tahun Rp 3.358,63.
umur 7 tahun Rp 3.433,97
; umur 8 tahun Rp 3.475,86.
umur 9 tahun Rp 3.487,56.
umur 10–20 tahun Rp 3.449,84.
umur 21 tahun Rp 3.390,42.
umur 22 tahun Rp 3.322,35.
umur 23 tahun Rp 3.244,98.
umur 24 tahun Rp 3.186,45.
umur 25 tahun Rp 3.138,34 per kilogram.
(Dilansir dari MCR)










Tulis Komentar