Konektivitas Antarwilayah Jadi Fokus, Wabup Meranti Temui Kemenhub RI

MERANTI— Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk membahas percepatan pembangunan infrastruktur transportasi dan logistik daerah. Pertemuan berlangsung di Kantor Kemenhub RI, Jakarta, Selasa(10/02).

Audiensi tersebut merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memperoleh dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah perbatasan.

Rombongan Pemkab Meranti dipimpin langsung oleh Muzamil Baharudin. Ia didampingi Anggota DPRD Kepulauan Meranti Sopandi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Irmansyah, Staf Ahli Bidang Ekonomi Randolph W. Hutauruk, Kepala Dinas Perhubungan M. Fahri, Kepala Bapelitbang Abu Hanifah, serta sejumlah pejabat teknis lainnya.

Audiensi diterima Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol (Purn.) Drs. Suntana, M.Si., bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Lollan Panjaitan, Pelaksana Tugas Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Ernita Titis Dewi, Direktur Sarana dan Prasarana serta ASDP Keselamatan Sigit Widodo, serta perwakilan Biro Perencanaan Kemenhub.

Dalam pemaparannya, Muzamil menyampaikan bahwa Kepulauan Meranti berada pada jalur strategis Selat Malaka yang merupakan salah satu jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia dan berbatasan langsung dengan Semenanjung Malaysia. Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan dukungan infrastruktur transportasi yang memadai.

“Konektivitas menjadi faktor utama penggerak ekonomi daerah. Transportasi yang lancar akan mempercepat distribusi barang, menekan biaya logistik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Muzamil.

Ia juga menyatakan kesiapan Pemkab Meranti mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk program Asta Cita Presiden, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, penguatan Koperasi Merah Putih, serta hilirisasi ekonomi berbasis kerakyatan. Menurutnya, seluruh program tersebut membutuhkan dukungan konektivitas yang baik.

Dalam audiensi itu, Pemkab Kepulauan Meranti mengajukan sejumlah usulan prioritas, antara lain percepatan pembangunan Pelabuhan Dorak, pembangunan Jembatan Panglima Sampul, pengoperasian rute kapal Ro-Ro menuju Kepulauan Riau, revitalisasi jembatan penghubung antar-kecamatan, serta peningkatan fasilitas Pelabuhan Rakyat Kempang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Perhubungan Suntana menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Kepulauan Meranti yang aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Kami mencatat sejumlah usulan yang disampaikan dan akan mendorong tindak lanjutnya sesuai dengan mekanisme perencanaan di Kementerian Perhubungan,” ujar Suntana.

Di akhir pertemuan, Muzamil menyampaikan salam dari Bupati Kepulauan Meranti sekaligus mengapresiasi sambutan jajaran Kemenhub RI. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat demi mendukung pembangunan Kepulauan Meranti.

Audiensi tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan.(RS)

 

TERKAIT