Tes Urine Positif Sabu, Perempuan 28 Tahun Diamankan Polsek Mandau
BENGKALIS– Jajaran Polsek Mandau, Polres Bengkalis, kembali melakukan penindakan dugaan penyalahgunaan narkotika setelah menerima laporan masyarakat melalui nomor WhatsApp Kapolres.
Penindakan tersebut dilakukan pada Kamis, 19 Februari 2026, sekitar pukul 16.45 WIB di Jalan Nusantara I Gang Cendrawasih, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona Caniago mengatakan, laporan masyarakat menjadi dasar dilakukannya penyelidikan oleh tim di lapangan.
“Informasi awal kami terima dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Atas perintah Bapak Kapolres, tim langsung turun melakukan penyelidikan,” kata Primadona dalam keterangan tertulis, Kamis.
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP A/17/II/2026/SPKT/RIAU/RES-BKS/SEK-MDU, petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mandau melakukan penggerebekan di lokasi dimaksud. Dalam operasi itu, polisi mengamankan seorang perempuan berinisial D.S.M., 28 tahun.
Namun, dari hasil penggeledahan badan dan rumah terduga, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika. Polisi kemudian melakukan tes urine terhadap yang bersangkutan.
“Hasil tes urine menunjukkan yang bersangkutan positif mengandung Methamphetamine,” ujar Primadona.
Atas hasil tersebut, D.S.M. diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik menerapkan Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Primadona menegaskan, langkah cepat itu merupakan bagian dari komitmen Polres Bengkalis dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui dugaan tindak pidana narkotika di lingkungan masing-masing.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Laporkan jika mengetahui aktivitas mencurigakan,” katanya.(Adi)










Tulis Komentar