Harga Emas Antam 2 Maret 2026 Naik Rp50.000, Tembus Rp3.135.000 per Gram
JAKARTA – Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau yang dikenal sebagai emas Antam Logam Mulia melonjak pada perdagangan Kamis (2/3/2026).
Mengutip laman resmi Logam Mulia, logammulia.com, pada pukul 08.30 WIB, harga emas batangan di Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, untuk satuan 1 gram dibanderol Rp3.135.000 per batang. Harga tersebut naik Rp50.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Sebelumnya, pada perdagangan Sabtu, harga emas Antam tercatat meningkat Rp40.000 menjadi Rp3.085.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau pembelian kembali. Hari ini, harga buyback emas Antam berada di level Rp2.914.000 per gram, naik Rp50.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berikut daftar harga emas Antam Logam Mulia per Kamis (2/3/2026):
0,5 gram: Rp1.617.500
1 gram: Rp3.135.000
2 gram: Rp6.210.000
3 gram: Rp9.290.000
5 gram: Rp15.450.000
10 gram: Rp30.845.000
25 gram: Rp76.987.000
50 gram: Rp153.895.000
100 gram: Rp307.712.000
250 gram: Rp769.015.000
500 gram: Rp1.537.820.000
1.000 gram: Rp3.075.600.000
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan kebijakan perusahaan.
Penguatan harga emas Antam terjadi seiring lonjakan harga emas dunia. Pada perdagangan Senin (2/3/2026) pukul 06.28 WIB, harga emas global tercatat naik 1,4% ke posisi US$5.360,49 per troy ons.
Berdasarkan data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Jumat (27/2/2026), harga emas global berada di level US$5.277,29 atau menguat 1,74%. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir sejak 30 Januari 2026.
Secara mingguan, harga emas global tercatat naik 3,41%. Kenaikan ini didorong oleh sejumlah sentimen, antara lain pergerakan dolar Amerika Serikat, dinamika suku bunga global, serta meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Pelaku pasar menilai, tren harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif seiring perkembangan kondisi ekonomi dan kebijakan moneter global.(Dikutip dari CNBC)










Tulis Komentar