Bupati Kampar Launching Gerakan ZIS Ramadan 1447 H, Dana Terkumpul Capai Rp100 Juta
KAMPAR— Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar meluncurkan Gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam rangka memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Rabu(04/03).
Peluncuran gerakan ini dibuka oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, didampingi Wakil Bupati Kampar Misharti serta Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah. Acara juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, pimpinan BUMD, para camat, serta jajaran Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kampar.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Kampar yang telah menginisiasi gerakan zakat, infak, dan sedekah tersebut. Ia menilai gerakan itu dapat menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ZIS di daerah.
Menurut dia, pengelolaan yang baik serta pemanfaatan sistem pembayaran secara daring diyakini mampu meningkatkan perolehan dana ZIS. Namun, upaya itu harus disertai sosialisasi yang maksimal kepada masyarakat.
“Dalam setiap rezeki yang kita peroleh terdapat hak orang lain yang harus disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” kata Yuzar.
Ia juga mengimbau seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar untuk menunaikan zakat melalui Baznas atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di tingkat kecamatan dan desa.
“Melalui gerakan ini kami berharap para pengurus UPZ di tingkat desa dan kecamatan dapat menyosialisasikan kepada masyarakat agar menunaikan zakat melalui Baznas. Semoga apa yang kita lakukan menjadi berkah karena Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Kampar Purwadi mengatakan gerakan ZIS tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Kampar.
Purwadi menyebutkan, pada saat peluncuran gerakan tersebut telah terkumpul dana ZIS sebesar Rp100 juta.“Alhamdulillah, dalam launching hari ini sudah terkumpul Rp100 juta,” katanya.
Ia menjelaskan, gerakan ZIS bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat serta memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada para mustahik. Dana yang terkumpul juga diharapkan dapat membantu penanganan kemiskinan serta membantu masyarakat yang terdampak musibah dan bencana.
Purwadi menambahkan, program Baznas sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap setelah peluncuran gerakan tersebut, partisipasi masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas semakin meningkat karena lembaga tersebut merupakan badan resmi yang dipercaya dalam pengelolaan dan penyaluran zakat.(AD)










Tulis Komentar