Bupati Kampar Ahmad Yuzar Prioritaskan Infrastruktur Pendidikan

KAMPAR— Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan daerah pemilihan (Dapil) VI sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar Tahun 2027, Kamis(29/01).

Musrenbang tersebut diikuti lima kecamatan, yakni Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir, Kampar Kiri Tengah, Gunung Sahilan, dan Kampar Kiri Hulu.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Kampar Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, serta sejumlah anggota DPRD Kampar dari Dapil VI.

Anggota DPRD yang hadir di antaranya Habiburahman, Eko Sutrisno, dan Sukardi.

Selain itu, kegiatan turut dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat dari lima kecamatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, ninik mamak, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Eko Sutrisno mengatakan Musrenbang menjadi ruang sinkronisasi aspirasi masyarakat yang akan dirumuskan menjadi program pembangunan daerah.

“Forum ini berfungsi sebagai ruang sinkronisasi aspirasi masyarakat agar dapat dirumuskan menjadi program pembangunan yang terarah, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Eko.

Sementara itu, Habiburahman memaparkan kondisi umum wilayah serta rekapitulasi usulan prioritas hasil Musrenbang di lima kecamatan pada 2026 yang diusulkan untuk pembiayaan melalui APBD Kabupaten Kampar Tahun 2027.

Menurut dia, sejumlah usulan prioritas masyarakat meliputi pembangunan infrastruktur sekolah, peningkatan layanan kesehatan, serta perbaikan infrastruktur jalan.

“Harapannya, Musrenbang ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi arah pembangunan yang terukur dan berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Habiburahman.

Adapun Sukardi menyoroti kondisi aula Kantor Camat Kampar Kiri yang selama ini sering dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan, seperti pertemuan dan acara pernikahan.

Ia menilai fasilitas tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah, selain pembangunan infrastruktur jalan dan sarana pendidikan di wilayah Kampar Kiri.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa prioritas pembangunan yang diusulkan dalam Musrenbang harus berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar keinginan.

Menurut dia, sinkronisasi program antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten perlu diperkuat agar tidak terjadi tumpang tindih program pembangunan.

“Saya mengingatkan kepada seluruh OPD agar Musrenbang ini benar-benar dijadikan rujukan utama dalam penyusunan RKPD,” kata Ahmad.

Ia juga menyampaikan harapannya agar aula Kantor Camat Kampar Kiri dapat direhabilitasi untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati berharap pembangunan di Dapil VI dapat berjalan merata, adil, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Untuk itu, dalam Musrenbang ini sampaikanlah aspirasi secara terbuka, jujur, dan bertanggung jawab. Semoga apa yang kita rumuskan hari ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kabupaten Kampar yang maju dan sejahtera,” ujarnya.(DW)

 

TERKAIT