Profil Suhardiman Amby, Perjalanan Aktivis Kampus Hingga Menjadi Bupati Kuantan Singingi

KUANSING- Pagi di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, sering dimulai dengan agenda pemerintahan yang padat bagi Suhardiman Amby. Sejak resmi menjabat sebagai Bupati Kuantan Singingi pada 14 Juli 2023, ia memimpin daerah yang dikenal dengan tradisi Pacu Jalur itu dengan latar pengalaman panjang di dunia politik dan organisasi.

Kariernya tidak lahir secara tiba-tiba; ia menapaki tangga kepemimpinan dari kampus, parlemen daerah, hingga akhirnya ke pucuk pemerintahan kabupaten.

download (1).jpeg

Lahir pada 16 Juli 1969, Suhardiman tumbuh di lingkungan masyarakat pedesaan di wilayah Kuantan Singingi. Masa kecilnya dihabiskan di kampung halaman dengan pendidikan dasar di SDN 012 Pulau Panjang Hilir, Inuman, pada 1978–1984.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SLTPN 01 Inuman dan SMA Negeri 1 Kuantan Hilir. Lingkungan sosial yang sederhana menjadi ruang awal bagi pembentukan karakter dan kedisiplinannya.

Perjalanan akademiknya berlanjut ke Universitas Riau di Pekanbaru. Di kampus inilah ia meraih gelar Sarjana Akuntansi pada 1995. Aktivitasnya tidak hanya berkutat pada ruang kuliah. Ia aktif dalam organisasi mahasiswa, bahkan dipercaya memimpin Himpunan Mahasiswa Jurusan PIPS Pendidikan Dunia Usaha pada awal 1990-an. Pengalaman organisasi tersebut menjadi ruang belajar kepemimpinan yang kelak membentuk arah kariernya.

Di lingkungan kampus pula Suhardiman mengasah kemampuan berorganisasi yang lebih luas. Ia pernah menjabat Ketua Umum Senat Mahasiswa FKIP Universitas Riau pada 1993–1994 dan menjadi bagian dari Dewan Presidium Senat Mahasiswa universitas tersebut. Pada masa menjelang reformasi, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Reformasi Riau periode 1998–1999, sebuah fase yang mempertemukannya dengan dinamika gerakan sosial dan politik di daerah.

images (2).jpeg

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Suhardiman tetap melanjutkan pengembangan akademiknya. Ia menempuh pendidikan magister di Universitas Lancang Kuning pada 2015–2017. Pendidikan formalnya kemudian mencapai jenjang tertinggi setelah meraih gelar doktor dari Universitas Padjadjaran pada 2024. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya memperkuat kapasitas akademik dalam memahami tata kelola pemerintahan.

Karier politiknya mulai terlihat ketika ia terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Riau pada periode 2004–2009. Ia kembali dipercaya duduk di lembaga legislatif yang sama pada periode 2014–2019. Pengalaman dua periode di parlemen daerah memberinya pemahaman tentang proses legislasi, pengawasan anggaran, hingga dinamika hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain di legislatif, Suhardiman juga aktif dalam berbagai organisasi sosial dan kepemudaan. Ia pernah menjadi Wakil Ketua DPC Partai Bintang Reformasi di Riau pada 2003–2007 serta Sekretaris DPD KNPI Provinsi Riau pada 2008–2011. Dalam organisasi kemasyarakatan, ia juga memimpin sejumlah lembaga, termasuk Dewan Pengurus PKNU dan organisasi alumni kampusnya.

Perjalanan menuju eksekutif dimulai ketika ia terpilih sebagai Wakil Bupati Kuantan Singingi pada Juni 2021. Tak lama setelah pelantikan, ia ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas Bupati pada 20 Oktober 2021. Dalam posisi tersebut, ia memimpin pemerintahan daerah selama hampir dua tahun sebelum akhirnya dilantik sebagai bupati definitif pada 14 Juli 2023.

Kini, dari pusat pemerintahan di Teluk Kuantan, Suhardiman Amby memimpin Kabupaten Kuantan Singingi dengan bekal pengalaman politik, organisasi, dan pendidikan yang panjang. Perjalanan dari aktivis mahasiswa hingga kepala daerah itu menggambarkan proses panjang seorang politisi daerah yang tumbuh dari dinamika lokal menuju panggung pemerintahan kabupaten.(Adv)

 

TERKAIT