Safari Ramadhan di Benai, Wabup Kuansing Dorong Program Sekolah Rakyat untuk Keluarga Miskin

KUASING— Suasana Masjid Taqwa, Desa Pulau Lancang, Kecamatan Benai, Rabu malam (11/3/2026), terasa lebih ramai dari biasanya. Warga berdatangan mengikuti Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Di hadapan jamaah, Wakil Bupati Kuantan Singingi, Muklisin, berbicara lugas mengenai arah pembangunan daerah yang tetap dijalankan meski keuangan daerah sedang terbatas.

Muklisin menegaskan, pemerintah daerah tidak akan berhenti menjalankan program pembangunan. Menurut dia, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk memperlambat upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kita akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk membangun Kabupaten Kuansing, baik dari segi pendidikan, kesehatan maupun pembangunan fisik, walaupun di tengah sulitnya kondisi keuangan kabupaten saat ini,” kata Muklisin.

Ia menyebut, sejumlah program prioritas tetap berjalan. Salah satunya pembangunan Sekolah Rakyat, program yang dirancang untuk menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan.

Menurut Muklisin, sekolah tersebut ditujukan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

IMG-20260312-WA0038.jpg
“Sekarang sedang dibangun Sekolah Rakyat yang akan menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu, terutama yang berada pada kategori desil 1 dan desil 2,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Muklisin juga menanggapi aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan Camat Benai, Paimun Hendro, terkait rencana pembangunan Jembatan Tanjung Simandolak. Ia meminta agar pemerintah kecamatan segera menyiapkan proposal agar rencana tersebut dapat ditindaklanjuti.

“Terkait pembangunan jembatan, silakan Pak Camat buat proposalnya. Nanti akan kita usahakan untuk dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” katanya.

Safari Ramadan tersebut juga menjadi momentum penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Melalui Baznas Kuantan Singingi, pemerintah daerah menyalurkan bantuan satu unit rumah layak huni senilai Rp55 juta.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 30 kaum jompo dengan total Rp18,9 juta, bantuan iftar Ramadan untuk 50 penerima senilai Rp17,5 juta, bantuan bagi tiga penyandang disabilitas sebesar Rp1,5 juta, serta santunan anak yatim sebesar Rp2 juta dari Masjid Agung Ar-Raudhah Kuantan Singingi.
IMG-20260312-WA0037.jpg
Di akhir sambutannya, Muklisin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama menjalankan pemerintahan masih terdapat kebijakan yang belum memenuhi harapan warga.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kuantan Singingi kami mohon maaf apabila selama menjalankan roda pemerintahan ada kebijakan yang kurang berkenan di hati masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kuantan Singingi Zulkarnain bersama Tim Safari Ramadan Pemkab Kuansing yang terdiri dari staf ahli, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Benai. Warga memadati masjid hingga halaman, mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.(Adv)

 

TERKAIT