TP-PKK Kuansing Hadiri Wisuda Sekolah Lansia Hulu Teso, 42 Peserta Dinyatakan Lulus

KUANSING— Puluhan warga lanjut usia di Desa Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia “Sehat Ceria”, Rabu, 11 Februari. Kegiatan ini menjadi wisuda kedua sejak program pendidikan bagi lansia tersebut berdiri.

Sebanyak 42 orang lansia dinyatakan lulus pada tahun ini. Rinciannya, 23 orang menyelesaikan jenjang Standar 1 (S1) dan 19 orang menyelesaikan Standar 2 (S2).

Ketua TP-PKK Kabupaten Kuantan Singingi, Yulia Herma Suhardiman, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan wisuda ini menjadi bukti bahwa kesempatan belajar terbuka bagi semua usia.

download (2).jpeg

“Alhamdulillah, kita telah mewisuda 42 lansia dari Sekolah Lansia ‘Sehat Ceria’. Ini menjadi wujud nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mendukung pendidikan sepanjang hayat,” ujarnya.

Menurut Yulia, program sekolah lansia bukan sekadar kegiatan belajar, tetapi juga sarana menjaga kesehatan mental, sosial, dan kebugaran para peserta di usia lanjut.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kuantan Singingi, Napisman, mengatakan semangat para lansia dalam menuntut ilmu patut menjadi contoh bagi generasi muda.

“Semangat belajar para lansia ini menunjukkan bahwa menuntut ilmu tidak mengenal batas usia. Apa yang dilakukan para orang tua kita hari ini adalah teladan bagi generasi muda,” kata Napisman.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Riau yang diwakili oleh Alti Ida Anugrah mengapresiasi capaian Desa Hulu Teso dalam mengembangkan sekolah lansia.

Menurut dia, di Provinsi Riau, wisuda peserta Standar 2 baru terlaksana di Desa Hulu Teso dan tahun ini merupakan pelaksanaan kedua.
930733006372-IMG_6016.jpeg.jpeg
Ia menjelaskan, setiap jenjang dalam sekolah lansia memiliki tujuan pembelajaran yang berbeda. Standar 1 berfokus pada peningkatan kualitas diri lansia. Standar 2 diharapkan memberi manfaat bagi diri sendiri dan keluarga. Sedangkan Standar 3 nantinya diharapkan dapat memberikan dampak lebih luas bagi diri sendiri, keluarga, serta masyarakat.

Alti juga menilai keberhasilan program tersebut tidak lepas dari kerja sama antara pengelola sekolah lansia dengan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola program menjadi kunci keberhasilan sekolah lansia di Desa Hulu Teso,” ujarnya.

Program sekolah lansia merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia melalui pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial yang terarah. Di Desa Hulu Teso, program ini juga menjadi ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, dan berdaya di tengah masyarakat.(Adv).

 

TERKAIT