Tiga Bulan, 228 Kasus Narkoba Terungkap di Bengkalis: Sabu 50 Kg dan 40 Ribu Ekstasi Disita
BENGKALIS— Kepolisian Resor Bengkalis mencatat pengungkapan ratusan kasus narkotika sepanjang triwulan pertama 2026. Dalam periode 1 Januari hingga 31 Maret 2026, aparat kepolisian berhasil mengungkap total 228 kasus dengan ratusan tersangka dan barang bukti dalam jumlah besar.
Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar, mengatakan dari total tersebut, sebanyak 62 kasus ditangani oleh Polres Bengkalis, sementara 166 kasus lainnya diungkap oleh jajaran Polsek di wilayah hukum setempat.
“Total tersangka yang berhasil diamankan mencapai 253 orang,” ujar Fahrian, Rabu, 1 April 2026.
Selain jumlah kasus, polisi juga menyita berbagai jenis narkotika dalam jumlah signifikan. Barang bukti yang diamankan meliputi ganja seberat 2.217,02 gram, sabu 50.072,06 gram, etomidate 3.240 gram, serta 40.253 butir pil ekstasi.
Menurut Fahrian, besarnya barang bukti tersebut menunjukkan skala peredaran narkotika yang masih tinggi di wilayah Bengkalis. Namun, di sisi lain, penyitaan itu juga mencerminkan potensi kerusakan yang berhasil dicegah oleh aparat.
Ia menjelaskan, secara konservatif, satu gram sabu dapat digunakan oleh beberapa orang, sedangkan satu butir ekstasi umumnya dikonsumsi satu orang. Dengan perhitungan tersebut, penyitaan lebih dari 50 kilogram sabu diperkirakan dapat mencegah penyalahgunaan oleh lebih dari 250 ribu orang.
“Ditambah puluhan ribu butir ekstasi serta jenis narkotika lainnya, total potensi jiwa yang terselamatkan diperkirakan mencapai ratusan ribu generasi muda,” katanya.
Fahrian menegaskan, capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika yang dinilai semakin mengancam masa depan masyarakat, khususnya generasi muda.
Meski demikian, ia menekankan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memutus rantai peredaran narkotika.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba, khususnya di wilayah Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.(Adi).










Tulis Komentar