Karhutla di Bantan Bengkalis Meluas, Lebih 100 Hektare Terbakar, Status Waspada
BENGKALIS — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, masih berlangsung dengan status waspada. Dalam kurun sekitar 10 hari terakhir, api telah menghanguskan lebih dari 100 hektare lahan. Meski demikian, warga di wilayah terdampak dilaporkan masih bertahan dan belum ada yang mengungsi.
Camat Bantan, Aulia Fikri, memastikan kondisi masyarakat terus dipantau, terutama terkait dampak asap terhadap kesehatan.
“Belum ada masyarakat yang mengungsi. Saat ini masih tahap waspada, dan kami terus melakukan pengecekan kesehatan warga terdampak dengan bekerja sama dengan tenaga kesehatan Bengkalis. Jika situasi memburuk, tentu akan segera kami evakuasi,” ujar Aulia, Selasa(07/04).
Menurut dia, kebakaran dipicu cuaca panas ekstrem yang diperparah angin kencang, sehingga api cepat merambat dari satu wilayah ke wilayah lain.
“Api awalnya dari Teluk Lancar, kemudian merambat ke Kampung Baru dan sekitarnya karena angin kencang serta tidak adanya hujan,” kata dia.
Hingga kini, titik api masih terpantau aktif di Desa Teluk Lancar dan Kampung Baru. Sementara itu, wilayah Muntai Barat dilaporkan telah berhasil dikendalikan oleh tim gabungan yang terus berjibaku di lapangan.
Total luasan lahan yang terbakar diperkirakan melampaui 100 hektare, mencakup wilayah Teluk Lancar, Kembung Luar, hingga Kampung Baru.
Dalam proses pemadaman, tim sempat menghadapi kendala keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional mesin pompa air. Namun, persoalan tersebut kini telah diatasi melalui koordinasi lintas instansi.
“Untuk BBM sudah kami siapkan untuk beberapa hari ke depan, sehingga proses pemadaman dapat terus berjalan maksimal,” ujar Aulia.
Upaya penanggulangan karhutla ini melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, BNPB, Manggala Agni, Satpol PP, serta masyarakat peduli api yang bekerja secara bergantian.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras di lapangan dalam menangani karhutla ini,” kata Aulia.(Adi)










Tulis Komentar