Kapolres Kampar Pastikan 27 Peralatan Karhutla Siap Siaga Jelang Musim Kemarau
KAMPAR — Kapolres Kampar, Boby Putra Ramadhan Sebayang, memimpin apel gelar peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu(15/04), pukul 10.30 WIB di Lapangan Apel Mapolres Kampar.
Apel tersebut digelar untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan potensi karhutla. Kegiatan diikuti pejabat utama Polres Kampar, para kapolsek, perwakilan Bhabinkamtibmas, personel kepolisian, serta unsur dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar.
Usai apel, Kapolres melakukan pemeriksaan langsung terhadap seluruh peralatan penanggulangan karhutla milik Polres Kampar dan 13 polsek jajaran. Ia menegaskan kesiapan peralatan menjadi faktor krusial dalam menghadapi ancaman kebakaran.
“Kesiapsiagaan menghadapi karhutla sangat penting, terutama menjelang musim kemarau. Kami ingin memastikan seluruh peralatan dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja,” kata Boby.
Ia menambahkan, penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak kebakaran.
“Kerja sama lintas sektor menjadi fondasi penting dalam penanggulangan karhutla,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan, seluruh peralatan dinyatakan dalam kondisi baik tanpa kerusakan. Total peralatan yang disiagakan meliputi 11 unit mini striker, 13 unit mesin Robin, 22 selang hisap, 50 selang semprot, satu unit keep solo, dan 27 nozel.
Peralatan tersebut tersebar di Polres Kampar dan polsek jajaran, di antaranya Polsek Bangkinang Kota, Bangkinang Barat, Kampar Kiri, Tapung, hingga Siak Hulu. Seluruhnya dilaporkan dalam kondisi layak pakai.
Namun, Polsek Kampar belum memiliki peralatan khusus penanggulangan karhutla. Meski demikian, unit tersebut siap berkoordinasi dengan satuan lain apabila terjadi kebakaran di wilayah hukumnya.
Kegiatan apel berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Polres Kampar menyatakan akan terus melakukan pemantauan, pelatihan rutin, serta sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran pencegahan karhutla.(DW)










Tulis Komentar