Keamanan Pangan Jadi Prioritas, Wabup Inhu Tekankan Pengawasan Ketat
INHU — Wakil Bupati Indragiri Hulu, Hendrizal, membuka kegiatan advokasi Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan serta Kabupaten/Kota Pangan Aman dan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Ruang Narasinga Kantor Bupati Indragiri Hulu.
Kegiatan tersebut melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Indragiri Hulu, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta Tim Penggerak PKK sebagai upaya memperkuat perlindungan masyarakat terhadap pangan yang aman dan layak konsumsi.
Kepala Balai POM Indragiri Hulu, Veronika Ginting, menyampaikan bahwa wilayah kerjanya mencakup tiga kabupaten, yakni Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi. Ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap obat dan makanan guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat
“Pengawasan ini menjadi kunci untuk mencegah peredaran produk yang tidak memenuhi standar, sehingga masyarakat terlindungi dari risiko kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Hendrizal menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia mendorong sinergi antar pemangku kepentingan agar pengawasan pangan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Hendrizal juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai telah berjalan baik. Meski demikian, ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat guna memastikan kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.
“Kita harus memastikan bahwa setiap program yang menyangkut konsumsi masyarakat benar-benar memenuhi standar keamanan pangan,” katanya.
Kegiatan advokasi ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan seluruh pihak dalam mengawal program keamanan pangan.
Melalui advokasi tersebut, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin kuat sehingga perlindungan masyarakat dari risiko pangan yang tidak aman dapat dilakukan secara optimal.(DS)










Tulis Komentar