Pengukuhan PSM Kodam XIX/TT, Kasdam Tegaskan Peran Strategis Bela Diri Militer

PEKANBARU — Kepengurusan Pencak Silat Militer (PSM) wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Jasmani Angkatan Darat (Sesdisjasad) Kolonel Inf Ade Eka Putra selaku perwakilan pengurus pusat PSM, para Pejabat Utama (PJU) Kodam, serta para Komandan Satuan (Dansat) di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera PSM oleh Kasdam kepada pengurus tingkat provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Penyerahan ini menjadi simbol legitimasi sekaligus penguatan organisasi PSM di wilayah, yang disaksikan langsung oleh perwakilan pengurus pusat.

Dalam arahannya, Kasdam menegaskan bahwa PSM tidak hanya berfungsi sebagai kemampuan bela diri, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental dan karakter prajurit.

“PSM memiliki peran strategis dalam membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, serta memiliki jiwa korsa yang kuat,” ujar Rudi.

Ia menambahkan, penguatan organisasi PSM penting untuk mendukung terwujudnya prajurit yang adaptif dan profesional, seiring dengan dinamika tugas yang semakin kompleks.

Prosesi pengukuhan berlangsung tertib dan sarat makna. Kegiatan ini mencerminkan komitmen dalam melestarikan nilai-nilai budaya bangsa melalui pencak silat, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan personel di lingkungan TNI AD.

Para pengurus yang telah dikukuhkan diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan energi baru dalam pengembangan PSM secara berkelanjutan di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Melalui kegiatan ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya dalam membina prajurit yang tidak hanya unggul dalam kemampuan fisik dan tempur, tetapi juga memiliki karakter kuat serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.(DI)

 

TERKAIT