Sempat Dirawat di Batam, Dua Jemaah Haji Rohil Akhirnya Berangkat ke Makkah

PEKANBARU — Dua dari tiga jemaah haji asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang sebelumnya tertunda keberangkatannya karena alasan kesehatan, kini dipastikan dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Keduanya, Ruspidawati dan Mislan, sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros Batam setelah dinyatakan sakit oleh dokter petugas haji. Setelah melalui proses pemulihan, keduanya kini telah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat untuk berangkat.

Mereka dijadwalkan bergabung dengan kelompok terbang (kloter) BTH08 bersama jemaah lainnya.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Defizon, menyatakan bahwa aspek kesehatan menjadi prioritas utama dalam proses pemberangkatan jemaah haji.

“Alhamdulillah, Ibu Ruspidawati dan Bapak Mislan sudah bisa berangkat bersama Kloter BTH08. Sementara Ibu Aisyah Dopal masih dalam proses pemulihan dan belum dapat diberangkatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketentuan mengenai istitha’ah atau kemampuan kesehatan merupakan syarat penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Jemaah yang belum memenuhi kondisi kesehatan yang memadai akan ditunda keberangkatannya hingga dinyatakan layak oleh tim medis.

Sementara itu, satu jemaah lainnya, Aisyah Dopal, masih menjalani perawatan dan pengawasan medis lanjutan sehingga belum diizinkan untuk berangkat bersama rombongan.

Defizon menambahkan, dua jemaah yang telah pulih akan bergabung dengan sisa rombongan jemaah haji asal Rohil sebanyak 62 orang dalam Kloter BTH08.

“Kita doakan Ibu Aisyah Dopal segera pulih dan dapat menyusul pada kloter berikutnya setelah dinyatakan sehat,” katanya.(Dilansir dari MCR)

 

TERKAIT