BYD Rocco Jadi Mobil Listrik Termurah? Ini Harga dan Spesifikasinya
OTOMOTIF— Produsen otomotif asal China, BYD, dikabarkan akan meluncurkan mobil listrik termurahnya untuk pasar Jepang pada musim panas atau musim gugur tahun ini. Model tersebut merupakan kendaraan listrik mungil kategori kei car atau K-car pertama BYD yang dikembangkan khusus untuk pasar Jepang.
Mobil anyar itu disebut menggunakan nama BYD Rocco atau Racco untuk pasar Jepang. Sementara di China, model tersebut dikenal dengan nama Hai Ta. Kehadiran kendaraan ini menandai langkah baru BYD dalam memperkuat strategi ekspansi internasional melalui pendekatan riset dan pengembangan yang lebih terlokalisasi.
BYD untuk pertama kalinya mengembangkan model baru secara independen khusus bagi satu pasar luar negeri. Strategi tersebut dinilai serupa dengan pendekatan perusahaan saat merancang kendaraan pikap Shark yang sebelumnya disesuaikan untuk kebutuhan pasar Australia.
Rocco dirancang untuk memenuhi karakteristik penggunaan kendaraan di Jepang, terutama di kawasan perkotaan yang memiliki jalan sempit dan kepadatan lalu lintas tinggi. Karena itu, mobil ini hadir dengan dimensi kompak yang sesuai dengan regulasi kei car di Jepang.
Mobil listrik tersebut memiliki panjang 3.395 milimeter, lebar 1.475 milimeter, dan tinggi 1.800 milimeter. Adapun jarak sumbu rodanya mencapai 2.490 milimeter. Ukuran itu masih berada dalam batas maksimal regulasi kei car Jepang yang menetapkan dimensi kendaraan tidak boleh melebihi 3.400 x 1.480 x 2.000 milimeter.
BYD Rocco menggunakan konfigurasi empat tempat duduk dengan desain empat pintu. Untuk meningkatkan kenyamanan di area parkir sempit, kendaraan ini juga dilengkapi pintu geser ganda pada sisi belakang.
Dari sisi desain, Rocco tetap mempertahankan filosofi desain “ocean aesthetics” atau estetika laut yang selama ini menjadi ciri khas BYD. Bagian interior dirancang dengan tata letak kemudi kanan menyesuaikan standar kendaraan di Jepang.
Kabinnya dibekali layar kontrol tengah model mengambang dan setir multifungsi tiga palang. Selain itu, kendaraan ini juga sudah dilengkapi fitur bantuan mengemudi level 2 atau L2 sebagai perlengkapan standar.
Berdasarkan laporan media otomotif internasional, BYD Rocco diperkirakan dijual mulai 2,5 juta yen atau sekitar Rp 260 juta hingga Rp 280 juta, tergantung kurs mata uang dan spesifikasi kendaraan. Harga tersebut membuat mobil ini menjadi salah satu mobil listrik kei car yang cukup kompetitif di Jepang.
Mobil ini juga dibekali baterai 20 kWh dengan jarak tempuh hingga 180 kilometer berdasarkan standar WLTP Jepang. BYD disebut menargetkan konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan ringkas untuk aktivitas harian.
Hingga saat ini, BYD Rocco belum dipasarkan secara resmi di Indonesia, termasuk di Provinsi Riau. BYD Indonesia juga belum mengumumkan rencana penjualan model kei car tersebut untuk pasar nasional. Saat ini BYD di Indonesia masih fokus memasarkan model seperti Dolphin, Atto 3, Seal, dan M6.
Meski demikian, kehadiran mobil listrik mungil seperti Rocco dinilai berpotensi menarik minat konsumen Indonesia, terutama di kota-kota padat dengan kebutuhan kendaraan kompak dan hemat energi. Namun sejumlah pengamat menilai segmen kei car masih menghadapi tantangan di Indonesia karena harga impor dan regulasi kendaraan yang berbeda dengan Jepang. (Dilansir dari Emitemnews)










Tulis Komentar