Ramli Serap Aspirasi Warga Kampar Utara Saat Reses, Infrastruktur Jadi Sorotan

KAMPAR — Masa reses dimanfaatkan anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Fraksi PKB, Ramli, untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Kegiatan itu berlangsung pada pekan pertama April 2026 di sejumlah titik di Kabupaten Kampar.

Bagi Ramli, reses bukan sekadar agenda rutin legislatif, melainkan momentum untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat dan memastikan aspirasi warga masuk dalam sistem perencanaan pembangunan daerah.

Pelaksanaan reses DPRD tersebut mengacu pada sejumlah regulasi, yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota, serta Peraturan DPRD Kabupaten Kampar tentang Tata Tertib DPRD.

Dalam aturan itu, anggota dewan diwajibkan menyerap, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat pada setiap masa sidang. Aspirasi yang dihimpun selanjutnya dapat diperjuangkan melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Pada 3–4 April 2026, Ramli menggelar reses di Desa Sungai Jalau, Kecamatan Kampar Utara. Kehadirannya di Dusun II Balai Jering disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan.

Dari hasil dialog bersama masyarakat, sedikitnya 12 poin aspirasi berhasil dihimpun. Mayoritas usulan berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan ekonomi masyarakat.

Beberapa usulan yang mencuat antara lain rehabilitasi Jembatan Sungai Bakuong, pengaspalan Jalan Pematang Kulim, serta pengadaan mesin pompa air untuk mengatasi kekeringan lahan pertanian.

Warga juga mengusulkan bantuan alat produksi untuk pelaku UMKM, fasilitas olahraga, hingga perlengkapan kegiatan bagi kelompok PKK.

“Reses ini menjadi mata dan telinga kami untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung. Seluruh usulan akan kami kawal melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah agar bisa menjadi program prioritas,” kata Ramli.

Selain berdialog dengan warga, Ramli turut meninjau kondisi bangunan KB As Sakinah yang dinilai sudah tidak layak digunakan. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi warga yang sedang sakit sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat di daerah pemilihannya.(DW)

 

TERKAIT