Bunda PAUD Inhil Luncurkan Inovasi SAPA untuk Dukung Wajib Belajar 13 Tahun

PEKANBARU — Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama Pemerintah Kabupaten Inhil terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran inovasi SAPA (Sinergitas Advokasi Peduli Anak) yang dipaparkan Bunda PAUD Inhil, Katerina Susanti Herman, dalam kegiatan Advokasi kepada Pemerintah Daerah dalam Mendukung Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun. Kegiatan itu berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Jalan Gajah, Bambu Kuning, Pekanbaru, Rabu(04/06).

Di hadapan perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemerintah Provinsi Riau, serta Bunda PAUD kabupaten/kota se-Riau, Katerina menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan prasekolah bagi anak.

Menurut dia, sosialisasi dilakukan secara langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat PAUD terhadap tumbuh kembang anak.

"Kami mendatangi sekolah demi sekolah untuk menyosialisasikan dampak positif Pendidikan Anak Usia Dini bagi perkembangan anak. Harapannya, seluruh anak di Indragiri Hilir dapat memperoleh pendidikan yang baik sejak usia dini," kata Katerina saat diwawancarai usai mengikuti sesi Bunda PAUD Bercerita.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut memerlukan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, hingga pemangku kepentingan terkait.

Selain itu, Katerina juga melibatkan Bunda PAUD tingkat kecamatan dan desa dalam mendukung implementasi kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah tersebut dilakukan melalui sistem pelaporan perkembangan PAUD di masing-masing wilayah.

"Kami telah menyiapkan format pelaporan yang memuat kondisi tenaga pendidik, sarana dan prasarana, serta berbagai kebutuhan lainnya. Data tersebut menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun," ujarnya.

Kehadiran Katerina dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir serta pengurus Kelompok Kerja (Pokja) PAUD. Partisipasi mereka diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak di Kabupaten Indragiri Hilir.(Inf)

 

TERKAIT