Kepala KPPG Riau Mengaku Belum Terima Informasi Lengkap Soal SPPG Sahabat Mulia di Bengkalis

BENGKALIS– Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sahabat Mulia di Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, menarik perhatian setelah Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Dr. Syartiwidya, mengaku belum menerima informasi lengkap terkait keberadaan dan aktivitas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

SPPG Sahabat Mulia diketahui telah menjalankan kegiatan penyediaan makanan bergizi bagi pelajar di Bengkalis dalam beberapa waktu terakhir. Namun, saat dikonfirmasi wartawan pada Minggu(07/06), Syartiwidya mengatakan dirinya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai operasional SPPG tersebut.

“Saya belum mendapatkan informasi, Pak. Ada berapa SPPG-nya, Pak. Di Pekanbaru dan Bengkalis informasinya,” tulis Syartiwidya melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan itu memunculkan pertanyaan mengenai alur pelaporan dan koordinasi pelaksanaan program MBG di daerah, mengingat KPPG memiliki peran dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi di wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada bangunan yang digunakan sebagai lokasi operasional SPPG Sahabat Mulia di Jalan HR Soebrantas, Gang Penghulu Ros, Desa Wonosari. Sejumlah pihak berharap adanya penjelasan lebih lanjut mengenai status penggunaan bangunan tersebut agar informasi yang berkembang di masyarakat menjadi lebih jelas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, bangunan itu disebut merupakan aset Yayasan Pesantren Pendidikan Islam (YPPI) Bengkalis. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai bentuk kerja sama atau mekanisme pemanfaatan bangunan tersebut oleh pihak SPPG.

Seorang pengurus YPPI Bengkalis yang enggan disebutkan namanya mengaku belum mengetahui adanya dokumen administrasi yang berkaitan dengan penggunaan aset tersebut.

“Setahu saya tidak ada surat menyurat pinjam pakai ataupun sewa menyewa antara pihak YPPI dengan pihak SPPG Sahabat Mulia,” ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab SPPG Sahabat Mulia, M. Alifunnas, belum memberikan tanggapan saat dihubungi untuk dimintai konfirmasi.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Bengkalis, Firman, sebelumnya membenarkan bahwa dapur MBG di Wonosari telah beroperasi sejak awal Mei 2026.

“Sudah berjalan satu bulan mulai sejak 2 Mei 2026. Bangunan yang digunakan, saya belum mengetahui pasti bagaimana mekanismenya. Coba saya hubungi dulu pihak SPPG-nya,” kata Firman.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait mengenai status penggunaan bangunan tersebut. Klarifikasi tersebut dinilai penting untuk melengkapi informasi publik sekaligus memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.(AC)

 

TERKAIT