Kapolsek Kampar Pimpin Langsung Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar

KAMPAR– Aparat kepolisian bersama tim penyelamatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar masih melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar, kawasan Pulau Kasiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Minggu(07/06).

Korban diketahui bernama Cepi Ahmad Munawar, 34 tahun, seorang buruh asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hingga Minggu sore, korban belum berhasil ditemukan meski pencarian telah dilakukan sejak siang hari.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB mengenai adanya warga yang diduga terseret arus sungai.

"Setelah menerima informasi, kami langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan tim penyelamatan," kata Asdisyah.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu bermula sekitar pukul 13.00 WIB saat korban bersama dua rekannya, Dede Oleh Nurdiansyah, 32 tahun, dan Wawan Setiawan, 32 tahun, memancing di tepi Sungai Kampar.

Ketiganya awalnya berada di area perairan dangkal. Namun, mereka kemudian berpindah ke bagian hilir sungai. Di lokasi tersebut, korban dan Dede memutuskan untuk berenang.

Diduga keduanya tidak menyadari adanya perubahan kedalaman sungai yang cukup signifikan disertai arus yang deras. Akibatnya, mereka terseret arus.

Dede berhasil menyelamatkan diri dan mencapai tepian sungai. Sementara itu, korban sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya hilang dari pandangan.

Wawan yang saat itu masih berada di lokasi memancing segera meminta bantuan kepada warga sekitar. Sejumlah warga kemudian berupaya melakukan pertolongan, namun korban tidak berhasil ditemukan.

Dede selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang untuk mendapatkan penanganan medis.

Sekitar pukul 14.45 WIB, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kampar serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tiba di lokasi dengan membawa peralatan pencarian dan penyelamatan. Tim kemudian melakukan penyisiran di sejumlah titik sepanjang aliran Sungai Kampar.

Dua saksi yang berada di sekitar lokasi, yakni Andri Arjuna, 37 tahun, dan Ali Yus, 49 tahun, mengaku langsung merespons setelah mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai.

Menurut mereka, derasnya arus sungai menjadi kendala dalam upaya penyelamatan sehingga korban tidak dapat dijangkau sebelum tenggelam.

Kapolsek Kampar mengatakan pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, membantu proses pencarian, hingga berkoordinasi dengan keluarga korban.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama di sungai yang memiliki arus kuat dan kedalaman yang tidak merata.

"Masyarakat diharapkan selalu memperhatikan kondisi sungai dan mengutamakan keselamatan saat memancing maupun berenang," ujarnya.

Korban diketahui datang ke Riau untuk bekerja bersama rekan-rekannya. Pihak keluarga yang berada di Jawa Barat telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan dikabarkan sedang menuju Kabupaten Kampar.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih berlangsung.(DW)

 

TERKAIT