Jelang MTQ 2026, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Teknis Pawai Ta'aruf

KUANSING – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan pawai ta’aruf yang akan menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan MTQ tahun ini.

Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Pemerintah Kabupaten Kuansing menggelar rapat persiapan teknis di Teluk Kuantan.

Rapat tersebut dipimpin oleh Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., yang diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kuansing, Drs. Azhar, M.M.

Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek teknis yang berkaitan dengan penyelenggaraan pawai ta’aruf.

Mulai dari pengaturan peserta, penentuan jalur pawai, pengamanan kegiatan, hingga koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam pelaksanaan acara.

Menurut Azhar, pawai ta’aruf merupakan salah satu agenda yang memiliki peran strategis dalam menyemarakkan pelaksanaan MTQ.

Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarkecamatan dan masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi.

Ia menjelaskan bahwa pawai ta’aruf nantinya akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk kafilah dari seluruh kecamatan, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta kelompok seni dan budaya daerah. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat menambah semarak pelaksanaan MTQ.

Dalam rapat itu juga dibahas langkah-langkah antisipasi untuk menghindari kendala teknis di lapangan.

Pemerintah daerah meminta seluruh pihak terkait untuk meningkatkan koordinasi agar pelaksanaan pawai berlangsung tertib, aman, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Selain menampilkan peserta dari masing-masing kecamatan, pawai ta’aruf direncanakan akan menghadirkan beragam atraksi budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Kuansing.

Penampilan tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Kuansing menilai bahwa pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan serta memperkenalkan potensi budaya daerah kepada masyarakat luas.

Azhar menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya bergantung pada panitia pelaksana, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak.

Melalui persiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap seluruh rangkaian kegiatan MTQ dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pawai ta’aruf diharapkan menjadi pembuka yang meriah sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kuansing.

Dengan terus melakukan koordinasi dan pemantapan teknis, Pemkab Kuansing optimistis pelaksanaan MTQ tahun 2026 dapat berjalan sukses sesuai harapan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga memperkuat persatuan serta memperkokoh identitas budaya dan religius masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.(Inf)

 

 

 

TERKAIT