Pacu Jalur Kuansing Harus Tetap Lestari, Kapolsek Kuantan Mudik Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya

KUANSING – Kepolisian Sektor (Polsek) Kuantan Mudik menegaskan komitmennya mendukung pelestarian tradisi Pacu Jalur sebagai warisan budaya masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi. Komitmen itu disampaikan dalam Dialog Spesial LPPL Kuansing FM 100,9 MHz yang menghadirkan Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa, S.H., M.H., bersama Bhabinkamtibmas Bripka Asril, dipandu penyiar Dhea Clarissa, Selasa(28/07).

Dalam dialog tersebut, Anra Nosa mengatakan kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan mendukung pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas daerah.

Menurut dia, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan mendayung di Sungai Kuantan. Tradisi itu mengandung nilai persatuan, gotong royong, sportivitas, dan jati diri masyarakat Kuantan Singingi. Karena itu, keberlangsungannya perlu dijaga melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat.

"Melestarikan Pacu Jalur merupakan tanggung jawab bersama. Tradisi ini bukan hanya milik masyarakat Kuantan Singingi, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa yang harus diwariskan kepada generasi mendatang," kata Anra Nosa.

Ia berharap seluruh pihak terus berperan aktif menjaga dan melestarikan Pacu Jalur agar tetap menjadi kebanggaan daerah sekaligus warisan budaya yang mampu mempererat persatuan masyarakat.

Jika diinginkan, saya juga dapat menyesuaikan naskah ini agar lebih menyerupai gaya berita LKBN Antara atau rilis resmi Humas Polri.(Inf)

 

TERKAIT