Pemkab Inhu Bergerak Total! Anak Berkebutuhan Khusus hingga Pasien Rumah Sakit Dapat Perhatian Khusus
INHU— Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 melalui serangkaian kegiatan yang berlangsung pada 27–28 Juli 2026 di sejumlah lokasi. Mengusung tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju", peringatan tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi berbagai program edukasi, pelayanan publik, aksi sosial, hingga penguatan budaya literasi yang menyasar anak-anak di berbagai kecamatan.

Rangkaian kegiatan dimulai di TK Negeri Pembina Rengat Barat, Senin (27/7/2026). Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto mengatakan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang mereka.
Menurut Bupati, anak-anak usia dini saat ini merupakan calon generasi yang akan menentukan arah pembangunan daerah pada masa mendatang. Karena itu, tanggung jawab pemerintah, keluarga, dan dunia pendidikan adalah memastikan mereka memperoleh pendidikan yang baik, perlindungan, serta pembinaan karakter sejak dini. Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak hanya memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi hadir sebagai sahabat, pendengar, sekaligus teladan bagi anak-anak di rumah. Kepada para guru, ia berpesan agar terus menjadi inspirator dalam membentuk karakter, ilmu pengetahuan, dan akhlak peserta didik.
Pada kegiatan tersebut, Pemkab Inhu melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) turut memperkenalkan layanan konsultasi penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Masyarakat diharapkan memanfaatkan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem perlindungan anak di Kabupaten Indragiri Hulu. Selain itu, dilakukan penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) secara simbolis, penanaman bibit pohon bersama unsur Forkopimda sebagai edukasi kepedulian lingkungan sejak usia dini, serta kegiatan bermain bersama anak-anak.
Masih dalam rangkaian Hari Anak Nasional, Bupati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hulu melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi pasien anak yang sedang menjalani perawatan di RSUD Indrasari Pematang Reba. Suasana hangat terlihat ketika rombongan menyapa satu per satu pasien beserta keluarganya. Selain menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA), Bupati juga membagikan balon dan bingkisan sebagai bentuk perhatian sekaligus penyemangat bagi pasien anak.
Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau fasilitas pelayanan rumah sakit, mulai dari ruang informasi hingga Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dalam arahannya kepada jajaran manajemen dan tenaga kesehatan, Bupati menekankan pentingnya evaluasi dan peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Menurutnya, pelayanan kesehatan harus terus berkembang agar mampu memenuhi harapan masyarakat dengan lebih baik. Ia meminta seluruh jajaran rumah sakit menjaga komitmen memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada setiap pasien.
Rangkaian kegiatan berikutnya berlangsung di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Indragiri Hulu. Pada kesempatan itu, pemerintah daerah menyerahkan bantuan berupa paket makanan siap saji, alat tulis, selimut, paket sembako, bibit pohon, serta bantuan material bangunan untuk mendukung kebutuhan panti asuhan. Kegiatan juga diisi dengan penyerahan souvenir dari Bank Riau Kepri, Kartu Identitas Anak dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta.
Kepala SLBN Indragiri Hulu, Syafarina, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, kehadiran pemerintah menjadi motivasi tersendiri bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Ia menjelaskan bahwa SLBN Indragiri Hulu merupakan satu-satunya sekolah yang melayani pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di daerah tersebut. Karena itu, pihak sekolah berharap adanya dukungan berkelanjutan, terutama terkait penambahan tenaga pendidik dan ruang belajar. Syafarina juga menyampaikan bahwa sekolahnya berhasil meraih predikat terbaik kedua tingkat Provinsi Riau, sementara salah satu siswi, Kiara, meraih Juara III lomba mewarnai tingkat nasional sebagai wakil Provinsi Riau.
Mewakili Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu Zulfahmi Adrian mengatakan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini dirancang menjangkau lebih banyak anak di berbagai wilayah. Setelah kegiatan di Rengat Barat dan Seberida, rangkaian dilanjutkan ke Pasir Penyu dan kemudian Kecamatan Lirik. Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan dan perhatian pemerintah secara lebih merata kepada anak-anak di Kabupaten Indragiri Hulu.
Penutup rangkaian kegiatan berlangsung di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Baca Lilac atau Lirik Literacy Center yang berada di kawasan wisata alam Kecamatan Lirik, Selasa (28/7/2026). Kegiatan diikuti siswa dari jenjang TK, SD, hingga SMP. Dalam kunjungan tersebut, Sekda bersama rombongan meninjau koleksi buku, ruang baca, serta berdialog dengan pengelola dan peserta didik yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Rumah Baca Lilac merupakan hasil kemitraan Pertamina EP Lirik Field dalam mendukung pengembangan budaya literasi di tengah masyarakat.
Zulfahmi Adrian mengapresiasi kontribusi Pertamina EP Lirik Field yang menghadirkan ruang baca terintegrasi dengan kawasan wisata. Menurutnya, konsep tersebut menjadi langkah positif untuk meningkatkan minat baca masyarakat, terutama generasi muda. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan literasi dan pelestarian lingkungan, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan bibit pohon serta buku bagi Rumah Baca Lilac. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hulu, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), para peserta didik, serta seluruh pihak yang terlibat.

Melalui lima rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Mulai dari penguatan perlindungan anak, peningkatan layanan kesehatan, perhatian terhadap anak berkebutuhan khusus, hingga pengembangan budaya literasi dan kepedulian terhadap lingkungan, seluruh program diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.(Adv)










Tulis Komentar