Bupati Inhil Isi Penghujung Tahun 1447 H dengan Doa dan Muhasabah di Masjid Agung Al Huda
INHIL — Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Herman, mengisi penghujung Tahun 1447 Hijriah dengan mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan berupa doa awal dan akhir tahun, pembacaan Yasin dan tahlil, serta salat berjamaah di Masjid Agung Al Huda, Senin (15/6) petang.
Kegiatan yang dikemas dalam Gema Muharram itu berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Inhil Katerina Susanti Herman, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) beserta jajaran pegawai, serta para ulama.
Dalam sambutannya, Herman mengatakan pergantian tahun Hijriah merupakan momentum untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Menurut dia, masa peralihan menuju Tahun 1448 Hijriah perlu dimanfaatkan untuk mengevaluasi berbagai kesalahan yang pernah dilakukan sekaligus memperkuat komitmen menjadi pribadi yang lebih baik.
“Seperti anjuran Rasulullah, setiap hari hendaknya kita melakukan introspeksi diri. Segala kebaikan yang telah dilakukan harus dipertahankan dan kita bertekad meninggalkan perbuatan yang kurang baik. Mari bersama-sama berhijrah menjadi insan yang lebih baik,” kata Herman.
Ia juga berharap kegiatan keagamaan serupa dapat terus digiatkan di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan spiritual masyarakat.
“Pembangunan yang harus kita giatkan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan spiritual masyarakat,” ujarnya.
Untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan penceramah Ustadz Syafrinaldi yang menyampaikan tausiah kepada para jemaah.
Kegiatan Gema Muharram ini menjadi bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menyambut datangnya Tahun Baru 1448 Hijriah dengan semangat hijrah dan peningkatan kualitas keimanan.(Adv)










Tulis Komentar