PHR Gelar Pasar Murah di Zona Rokan, Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga
PEKANBARU — Di tengah ritme operasi migas yang intens di Wilayah Kerja (WK) Rokan, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali menegaskan komitmen sosialnya. Tidak hanya menjaga ketahanan energi nasional, perusahaan ini merangkul masyarakat sekitar melalui program Pasar Murah yang digelar di beberapa titik wilayah operasi.
Kegiatan Pasar Murah tersebut menyasar warga Kecamatan Kandis, tepatnya di Desa Libo Jaya dan Desa Samsam. Program ini menjadi bagian dari rangkaian “Energizing Community” sekaligus menyambut hari jadi ke-7 PHR. Melalui kolaborasi dengan Badan Koordinasi Umat Kristiani (Bakor Umkris) PHR, kegiatan serupa juga digelar di halaman Gereja HKBP Judika, Kecamatan Minas, Siak, serta di Gereja Katolik St. Petrus Kotabatak, Desa Pantai Cermin, Tapung, Kabupaten Kampar.
Total 1.920 paket sembako disalurkan bagi masyarakat. Sebanyak 600 paket dibagikan di Kandis, 660 di Minas, dan 660 di Kotabatak. Dengan hanya membayar Rp30 ribu, warga sudah bisa membawa pulang beras, minyak goreng, gula, ikan kaleng, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. Upaya ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.
Jumiah, warga Libo Jaya, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya usai menerima paket sembako tersebut. “Pasar murah sangat membantu dan bermanfaat bagi kami, terutama masyarakat desa,” ujarnya. Senada dengan itu, Nanik Ferawati dari Minas mengaku pasar murah memberikan angin segar di tengah naiknya harga bahan pokok. “Kami berterima kasih kepada PHR. Makin jaya PHR,” katanya.
Di Kotabatak, Ratna juga merasakan manfaat serupa. Ia berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut. “Banyak masyarakat yang kurang mampu sangat terbantu. Semoga Pertamina semakin sukses dan jaya,” ucapnya.
Manajer Relations Zona Rokan, Rudi Arief, menegaskan bahwa PHR memandang akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok yang terjangkau sebagai hal penting. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kemudahan sekaligus sedikit meringankan ekonomi Bapak/Ibu dalam memenuhi kebutuhan harian. Semoga bermanfaat,” katanya. Ia menambahkan bahwa setiap tetes minyak yang dihasilkan PHR memiliki makna besar bagi pembangunan nasional.
Rudi juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung operasi PHR agar berjalan aman dan selamat. “Dukungan dan doa Bapak/Ibu sangat berarti bagi kami yang terus berupaya menjaga energi negeri,” ujarnya.
Dari unsur pemerintah daerah, apresiasi datang dari berbagai pihak. Sekretaris Camat Kandis, Aldi Zulyanto, menyebut kehadiran PHR membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat. “Harapannya Kampung Libo Jaya dan Samsam semakin maju dan kegiatan seperti ini terus berlanjut,” kata Aldi. Camat Minas, Nurfa Octolita, juga menyampaikan apresiasi serupa. “Isi paket sembako tahun ini semakin lengkap dan bermanfaat. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut,” ujarnya.
Suasana pasar murah semakin meriah saat masyarakat diajak mengikuti kuis interaktif dengan hadiah peralatan elektronik rumah tangga. Warga tampak antusias dan bersukacita membawa pulang hadiah tambahan tersebut.
Melalui program “Energizing Community”, PHR menunjukkan bahwa keberadaan industri migas tidak hanya berkutat pada operasional, melainkan juga hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat sekitar wilayah kerja—menjalin kebersamaan, memperkuat relasi, dan menebar manfaat nyata.(DI)










Tulis Komentar