Pemko Pekanbaru Dukung Tabung Harmoni Hijau, Agung Nugroho: Jaga Lingkungan dari Lingkup Terkecil
PEKANBARU— Pemerintah Kota Pekanbaru memperkuat komitmen pelestarian lingkungan dengan mendukung penuh peluncuran Tabung Harmoni Hijau yang diresmikan di Kelurahan Limbungan, Selasa pagi. Program kolaboratif ini dinilai menjadi langkah strategis membangun kesadaran lingkungan dari tingkat paling dasar, yakni rukun tetangga.
Peresmian Tabung Harmoni Hijau dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, jajaran pejabat utama Polda Riau, para pemangku kepentingan, serta Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Kehadiran lintas unsur tersebut menandai kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan kota.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan, program ini sejalan dengan visi Pemko Pekanbaru untuk menjadikan kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Ia menilai, menjaga alam tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, melainkan harus dibangun melalui partisipasi aktif warga.
“Program seperti Tabung Harmoni Hijau ini sangat penting karena menyentuh langsung masyarakat. Perubahan besar selalu dimulai dari lingkungan terkecil, dari rumah dan rukun tetangga,” kata Agung Nugroho.
Menurutnya, tantangan lingkungan di wilayah perkotaan semakin kompleks, mulai dari persoalan sampah hingga berkurangnya ruang terbuka hijau. Karena itu, dibutuhkan gerakan bersama yang konsisten agar kesadaran lingkungan tidak berhenti pada seremoni semata.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan bahwa Tabung Harmoni Hijau merupakan bentuk ikhtiar kolektif untuk menjaga keseimbangan alam di Bumi Lancang Kuning. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak demi masa depan generasi mendatang.
“Ini bukan sekadar proyek lingkungan biasa. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memastikan anak cucu kita nanti masih bisa menghirup udara segar di Bumi Lancang Kuning,” ujar Herry Heryawan dalam sambutannya.
Ia menambahkan, langkah kecil yang dimulai dari lingkungan rukun tetangga diyakini mampu memberikan dampak besar bagi kota. Menurutnya, ketika masyarakat terlibat langsung, maka rasa memiliki terhadap lingkungan akan tumbuh dengan sendirinya.
“Kita mulai dari langkah kecil di lingkungan rukun tetangga, agar dampaknya bisa besar bagi kota kita tercinta,” katanya.
Program Tabung Harmoni Hijau diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus ajakan nyata bagi warga untuk peduli terhadap lingkungan, mulai dari penghijauan, pengelolaan sampah, hingga menjaga kualitas udara dan ruang hidup yang sehat.
Menutup kegiatan tersebut, Wali Kota Agung Nugroho mengajak seluruh masyarakat Pekanbaru untuk menjaga semangat gotong royong dalam merawat alam. “Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Jika dilakukan serentak, Pekanbaru akan menjadi kota yang lebih hijau dan nyaman untuk ditinggali,” pungkasnya.(DI)










Tulis Komentar