Panen Raya Jagung Serentak Digelar di Keritang Indragiri Hilir

INHIL— Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I di Desa Petalongan, Kecamatan Keritang, Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya daerah tersebut mendukung target swasembada pangan nasional tahun 2026.

Bupati Indragiri Hilir Herman, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil Fajar Husin, menyampaikan apresiasi kepada para petani dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan panen raya tersebut. Menurut dia, keberhasilan panen jagung menunjukkan potensi besar Indragiri Hilir di sektor pertanian.

“Panen raya jagung serentak ini merupakan hasil kerja keras petani, kelompok tani, serta dukungan berbagai pihak,” kata Fajar saat membacakan sambutan tertulis Bupati Inhil.

Ia menjelaskan, penanaman jagung di Kecamatan Keritang dilakukan di beberapa desa, masing-masing seluas 1 hektar di Desa Petalongan, 4 hektar di Desa Nusantara Jaya, dan 2 hektar di Desa Lintas Utara. Dari luasan tersebut, produksi jagung dinilai masih memiliki peluang besar untuk terus ditingkatkan.

Desa Petalongan, yang mulai menanam jagung pada 18 September 2025, mampu menghasilkan panen dengan estimasi mencapai 1 ton per hektar. Capaian ini disebut menjadi contoh pemanfaatan lahan pertanian secara optimal di wilayah Keritang.

Fajar juga menekankan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan pihak swasta, serta penerapan teknologi pertanian yang tepat guna. Menurut dia, swasembada pangan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan.

Meski demikian, ia mengakui sektor pertanian masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti perubahan iklim, keterbatasan infrastruktur, dan fluktuasi harga pasar. Karena itu, pemerintah daerah mendorong peningkatan kualitas produksi, perbaikan sistem pemasaran, serta penguatan kelembagaan petani agar ketahanan pangan daerah dapat terjaga.(DD)

TERKAIT