PHR Perbaiki Jalan Rusak 15 Km di Rohil, Dorong Kontribusi Pengguna Jalan Lain
ROHIL – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengambil langkah signifikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah operasionalnya. Dalam upaya untuk memperbaiki aksesibilitas dan kelancaran operasional, perusahaan migas ini memulai program perawatan dan peningkatan jalan lintas Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam yang telah rusak parah. Proyek ini direncanakan berlangsung secara bertahap hingga tahun 2028 dengan skema tahun jamak (multi-years).
Corporate Secretary PHR, Eviyanti Rofraida, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan tersebut dimulai pada tahun 2026 dengan prioritas untuk memperbaiki 7 kilometer ruas jalan yang paling kritis. "Kami telah menyusun peta jalan perbaikan yang terukur, dimulai dengan 7 kilometer pada tahun 2026, dilanjutkan 4 kilometer pada 2027, dan 4 kilometer lagi pada 2028," jelas Evi.
Menurutnya, perbaikan jalan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran operasi hulu migas serta kesejahteraan masyarakat sekitar. "Perbaikan ini bukan hanya untuk mendukung operasional kami, tetapi juga untuk kepentingan masyarakat. Kami berharap ini dapat memberikan dampak positif bagi banyak pihak," kata Eviyanti.
Evi juga menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pemeliharaan infrastruktur tersebut. "Meskipun jalan ini berfungsi utama untuk mendukung operasional migas, jalan ini juga merupakan akses utama bagi masyarakat. Oleh karena itu, pemeliharaan jalan ini menjadi tanggung jawab bersama," tambahnya.
Langkah PHR ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, memberikan apresiasi terhadap komitmen perusahaan. "Kami menyambut baik upaya PHR ini. Program perbaikan jalan ini tidak hanya mendukung operasi perusahaan, tetapi juga membantu masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin untuk kemajuan daerah," ujar Bistamam.
Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, menambahkan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting. "Kami mengajak semua elemen, termasuk pengusaha perkebunan yang menggunakan jalan ini, untuk berkontribusi dalam perbaikan jalan ini. Mari kita bangun Rokan Hilir dengan semangat gotong royong," ujar Jhony.
Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan perawatan jalan, PHR juga berinisiatif membentuk Forum Pengguna Jalan. Forum ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemkab, DPRD, PHR, pengusaha perkebunan, dan perwakilan masyarakat. Forum ini bertujuan untuk mengawasi dan memastikan perawatan jalan dilakukan secara terkoordinasi dan berkelanjutan.
"Sinergi antara PHR, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan keberhasilan program ini. Kami mengapresiasi peran aktif Bupati, Wakil Bupati, serta pihak keamanan yang telah mendukung upaya ini," kata Eviyanti.
PHR berharap dengan terbentuknya forum ini, perbaikan dan pemeliharaan jalan bisa berjalan dengan baik dan menjadi contoh kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat.(DI)










Tulis Komentar