24 Koperasi Desa Merah Putih di Bengkalis Rampung Dibangun, Operasional Tunggu Kelengkapan Sarana
BENGKALIS – Sebanyak 24 bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bengkalis telah rampung dibangun hingga akhir Juni 2026. Meski demikian, koperasi tersebut belum dapat beroperasi karena masih menunggu penyelesaian sarana dan prasarana pendukung.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bengkalis, Basuki Rahmad, mengatakan program pembangunan KDMP yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat telah diikuti oleh 81 desa dan kelurahan dari total 155 desa dan kelurahan di Bengkalis.
"Dari 81 desa dan kelurahan tersebut, 24 bangunan koperasi sudah selesai dibangun. Sementara 57 lainnya masih dalam tahap pengerjaan, dan beberapa desa lainnya masih menunggu pencairan anggaran untuk memulai pembangunan," kata Basuki, Minggu (28/6).
Menurut Basuki, bangunan yang telah selesai belum bisa langsung dimanfaatkan karena masih memerlukan berbagai fasilitas pendukung agar operasional koperasi dapat berjalan sesuai ketentuan.
"Yang selesai baru bangunannya. Masih ada sarana dan prasarana yang harus dipenuhi sebelum koperasi mulai beroperasi," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis menargetkan seluruh koperasi tersebut dapat segera aktif sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat desa. Keberadaan koperasi diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal melalui pengembangan usaha dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kami berharap seluruh koperasi ini segera aktif. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat perekonomian desa dan membuka peluang usaha bagi masyarakat," ujar Basuki.
Ia menjelaskan, Dinas Koperasi dan UKM selama ini berperan sebagai fasilitator dalam pelaksanaan program nasional tersebut. Pendampingan dilakukan mulai dari proses pembentukan koperasi hingga memfasilitasi penyediaan lahan yang bersumber dari aset pemerintah desa, pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Setelah seluruh koperasi mulai beroperasi, pemerintah daerah juga akan melakukan pembinaan kepada pengurus agar tata kelola koperasi berjalan secara profesional dan berkelanjutan.
"Untuk pembinaan tentu akan kami lakukan. Namun, saat ini kami masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat," katanya.
Basuki optimistis Program Koperasi Desa Merah Putih akan memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bengkalis apabila seluruh tahapan pembangunan dan operasional dapat diselesaikan sesuai target.
"Kami optimistis program ini akan menjadi salah satu penguatan ekonomi kerakyatan di Bengkalis. Pemerintah daerah siap mendukung agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya.(AC)










Tulis Komentar