Hari Kedua MTQ Riau Ke-44, Cabang Hifzil Quran Tampil Tertib dengan Peserta Berkualitas
KUANSING— Pelaksanaan cabang Hifzil Quran pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke-44 memasuki hari kedua dengan berlangsung tertib dan lancar di Masjid Al-Jihad, Koto Taluk. Dewan hakim menilai kualitas peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.
Pada hari kedua, perlombaan mempertandingkan kategori hafalan 10 juz dan 20 juz. Kategori hafalan 10 juz dilaksanakan pada sesi pagi pukul 08.00–12.00 WIB, sedangkan kategori hafalan 20 juz berlangsung pada sesi sore pukul 13.30–16.30 WIB.
Ketua Koordinator Dewan Hakim Cabang Hifzil Quran, Jefri Eriadi, mengatakan seluruh dewan hakim dalam kondisi sehat dan dapat menjalankan tugas sesuai ketentuan. Menurut dia, proses penilaian pada cabang Hifzil Quran melibatkan 10 orang dewan hakim yang didukung panitia, hakim penanya, dan panitera agar pelaksanaan perlombaan berjalan objektif dan sesuai aturan.
"Seluruh dewan hakim dalam keadaan sehat dan dapat melaksanakan tugas dengan baik. Penilaian juga didukung oleh hakim penanya, panitera, dan panitia sehingga seluruh proses berjalan sesuai ketentuan," kata Jefri.
Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat di sekitar lokasi perlombaan yang turut mendukung penyelenggaraan MTQ Provinsi Riau ke-44. Dukungan tersebut diwujudkan melalui infak dan sedekah berupa makanan serta minuman bagi peserta, dewan hakim, dan panitia selama perlombaan berlangsung.
Menurut Jefri, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor yang membantu kelancaran pelaksanaan cabang Hifzil Quran, terutama dalam memenuhi kebutuhan konsumsi selama kegiatan berlangsung.
Dari hasil penilaian sementara, dewan hakim mencatat adanya peningkatan kualitas peserta dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan itu terlihat dari kemampuan hafalan Al-Qur'an yang lebih baik serta kualitas tilawah yang semakin matang.
Pelaksanaan yang tertib, didukung partisipasi masyarakat dan peningkatan kualitas peserta, diharapkan mampu melahirkan hafiz dan hafizah terbaik yang dapat mewakili Provinsi Riau pada ajang MTQ tingkat nasional.
Berlangsungnya perlombaan sesuai jadwal juga menjadi indikator kesiapan panitia dalam menjaga kualitas penyelenggaraan MTQ Provinsi Riau ke-44 hingga seluruh rangkaian lomba selesai.(YH)










Tulis Komentar