Dari Benang Menjadi Peluang, Pelatihan Merajut Dorong UMKM Kepulauan Meranti Naik Kelas

MERANTI – Rumah BUMN Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Tim Penggerak PKK menggelar sosialisasi efisiensi energi serta pelatihan merajut bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta yang terdiri atas mitra binaan Rumah BUMN, anggota Dekranasda, serta kaum ibu dari berbagai kecamatan. Selain memperoleh pemahaman mengenai efisiensi energi dalam mendukung aktivitas usaha, peserta juga dibekali keterampilan merajut yang berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Beragam produk hasil rajutan, seperti aksesori, tas, hingga perlengkapan rumah tangga, dinilai memiliki peluang untuk dipasarkan, baik secara langsung maupun melalui platform digital.

Fasilitator Rumah BUMN Kepulauan Meranti, Putri Maysora, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha.

"Melalui pelatihan ini kami ingin meningkatkan kreativitas dan keterampilan masyarakat, khususnya kaum ibu, agar mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi serta membuka peluang usaha baru," kata Putri.

Menurut dia, pengembangan UMKM memerlukan pembinaan yang berkelanjutan, tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga pendampingan, akses pemasaran, dan ruang promosi produk.

Karena itu, Rumah BUMN Kepulauan Meranti secara berkala menyelenggarakan berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk pelatihan dan bazar UMKM, sebagai upaya memperluas jaringan pemasaran pelaku usaha.

Sekretaris Dekranasda Kabupaten Kepulauan Meranti, Desi Mustika, menilai keterampilan merajut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi ciri khas kerajinan daerah.

"Pelatihan ini memiliki dampak positif karena selain menambah keterampilan, hasil kerajinan yang dibuat juga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Meranti, Eko Priyono, mengatakan peningkatan keterampilan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga.

"Pemerintah daerah mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan dan kapasitas pelaku UMKM. Semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan dan keberanian memulai usaha, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Eko.

Ia menambahkan, pelaku UMKM perlu didorong agar tidak hanya menguasai proses produksi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas produk, pengemasan, pemasaran, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Menurut Eko, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Melalui pelatihan dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu mengembangkan keterampilan menjadi usaha produktif serta memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah.(Adv)

 

 

TERKAIT