Rimbo Panjang Tetap Berasap! 0,75 Hektare Lahan Gambut Masih Terbakar, Angin Berubah Jadi Tantangan
Operasi memasuki hari kedua dengan melibatkan 23 personel, terdiri atas 10 anggota Polri, 2 personel TNI, dan 11 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar. Tim bekerja sejak pukul 09.00 WIB untuk memadamkan api sekaligus mendinginkan gambut yang terbakar.
Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit tangki air, dua mesin mini strike, dua mesin Honda GX 200, serta selang berbagai ukuran, nozzle, dan embung terpal. Mobilitas personel didukung lima kendaraan roda dua dan dua kendaraan roda empat.Kondisi lahan menjadi kendala utama. Area yang terbakar merupakan gambut tebal yang ditumbuhi semak belukar. Api dapat merambat dan bertahan di dalam lapisan gambut sehingga asap masih muncul meski permukaan lahan telah disiram.
Selain karakter lahan, perubahan arah angin menyulitkan proses pendinginan. Angin yang berubah-ubah membuat asap dan panas bergerak ke arah berbeda sehingga tim harus menyesuaikan pola penyiraman dan memperketat pemantauan.Tim juga melakukan penyekatan pada area yang belum terbakar dengan menyiramkan air secara intensif. Upaya itu dilakukan untuk menghambat perluasan api sekaligus melindungi kawasan di sekitar lokasi.
Hingga pukul 18.40 WIB, tim memperkirakan sekitar 0,25 hektare lahan telah berhasil dipadamkan dan didinginkan. Namun, sekitar 0,75 hektare lainnya masih menunjukkan tanda-tanda asap dari dalam lapisan gambut.Karena kondisi medan belum memungkinkan untuk menyelesaikan pemadaman secara menyeluruh, operasi dihentikan sementara untuk evaluasi dan pemulihan personel. Pemadaman dan pendinginan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Situasi di lokasi hingga operasi dihentikan terpantau aman dan kondusif. Penanganan kebakaran masih membutuhkan penyiraman berulang dan pemantauan terhadap kemunculan asap dari dalam gambut.(DW)










Tulis Komentar